28.4.12

"Sajak Lima Huruf"

 




Penulis : Ata Fauzun Binti Saif


terbangun hatiku…
dari kelelapan..
terbangun hatiku..
merasakan sesuatu yang baru..
terbangun hatiku..
menyadari rasa yang mulai tumbuh..
bergejolak.. bersiul.. berdendang.. bernyanyi..
tak berhenti rasa itu menyergap..

          namun sayang…    
          seketika itu pula..
          ku rasakan pedihnya rasa
          betapa terkukungnya hati olehnya
          membuat diri tak mampu berfikir jernih
          menjelmakan jiwa menuju insan yang berkutat dengan kata ‘harapan’..

oh. . .
baru sekali ku merasakan ..
sakitnya mengalami sesuatu yang diagungkan..
oleh para manusia..
oleh mereka yang merindukan kasih sayang..
oleh mereka yang meniti jembatan persatuan..
oleh mereka yang dimabuk kasmaran..

          apa itu???. . . .

           tak perlu kau tanyakan kawan…
           bukankah kau sudah memahaminya..
           dia memiliki lima huruf yang setia..
           lima huruf yang menjadi kata populer di dunia..
           dari zaman nabi adam  hingga zaman Siti Nurbaya..

hmm..
kata orang..
disana kita belajar ketulusan..
keikhlasan berkorban..
kesukacitaan saat mendapatkan pujian..
kedamaian saat berdekatan..
kebahagiaan dalam kebersamaan..
kepedihan dalam perpisahan..
kehilangan dalam ketiadaan tutur sapa..
kebingungan dalam pertemuan..
keinginan dalam kepemilikan..
juga..
kesesuaian jiwa dari kedua insan. . .

          dan..
          ku rasa semua itu benar..
          kata orang itu benar..
          bukan sekedar ucapan..
          akan tetapi kenyataan yang memang tercantumkan..
          dalam kamus kelima huruf yang menjadi hantu dalam fikiran  ..

haruskah senang mengenalnya?
haruskah sedih mendapatinya?
haruskah menjadi orang asing . ..
haruskah berpura-pura. . .
haruskah belajar bijaksana..
haruskah jujur apa adanya..
haruskah menjadi pribadi yang dewasa…….

          entahlah..
          lima huruf itu memang membuat seseorang dalam dilema..
          antara suka dan duka..
          antara bahagia dan lara..
          antara canda dan linangan air mata..
          antara manis dan miris..

lalu..
yang tak kalah menggelisahkan adalah
tatkala berada di ambang ketidakpastian..
demikian pula..
ketika berada dalam masa penantian..
masa ‘iddah dalam istilah keagamaan..

          . . . . .   . . . . .   . . . . .

          Mungkin baiknya ku pergi tuk sementara. …
          tinggalkan rasa yang berdilema. ..
          menjauh.. menghindar..
          memasrahkan segalanya..
          pada Sang Empunya lima huruf dalam satu kata..

hingga suatu saat..
ku temukan ia yang selayaknya..
menjadi tulang rusuk penyempurna..
menjadi belahan jiwa penghapus lara..
menjadi jawaban dalam penantian ..
sekaligus…
menjadi imam dalam sebuah ikatan..

____Rabbbana min ladunka zaujan thoyyiban.. wa yakuunu shohiban lanaa.. fid diini .. wad dun-ya wal aakhiroh____
  (-__-)
(**)(**)  Aamiin Ya Rabb. ..

Salam Ukhuwah dalam lima huRuF. ..


>>>C.I.N.T.A

Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam

No comments:
Write comments
'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan