24.1.15

Anak Kita dan Anak Mereka

 

1. Tak perlu mereview keunggulan, kehebatan, dan kelebihan anak kita di hadapan orang lain, karena mereka hanya bahagia dan butuh melihat keunggulan buah hatinya sendiri.
2. Orangtua membanggakan anaknya? Wajar dan maklum. Didengarkan saja. Apabila kita menanggapi dengan kisah anak kita, mereka bakal menanggapinya dengan cerita lain tentang buah hatinya. Tak bakal selesai. Lebih baik mendengarkan saja.
3. Tak elok memuji anak kita dengan merendahkan anak orang lain, apalagi di hadapan orangtua yang bersangkutan.
4. Tidak elegan pula manakala merendahkan martabat buah hati kita dengan membandingkan keunggulan anak orang lain.
5. Anak tak selalu butuh pujian, juga tak butuh hardikan, ia hanya butuh teladan dari orangtuanya.
****
Ngene iki teori, prakteke yo alon-alon!Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam

No comments:
Write comments
'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan