29.12.16

Merendahlah, karena sebagaimana air, Para Ulama dan Guru Beliau

 


Merendahlah, karena sebagaimana air,

ilmu tak akan pernah mengalir ke tempat yang lebih tinggi..

----------------------------























Saya dengan lancang menduga, Habib Lutfi bin Ali bin Yahya, Pekalongan, mendapatkan kemuliaan antara lain karena takzim, khidmah dan mahabbah beliau kepada para gurunya. Jika dilihat, foto-foto beliau saat masih muda TIDAK PERNAH mendongakkan wajah di hadapan para gurunya. Baik saat Habib Lutfi bersama Kiai Malik, bersama Kiai Usman al-Ishaqy Surabaya maupun saat mendampingi Habib Soleh al-Hamid Tanggul Jember.

-------------------------
 KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, Lirboyo, mencium tangan KH. Dimyati Rais, pengasuh PP. Alfadhlu wal Fadhilah, Kendal
----
Semisal aku tak belajar tasawuf (akhlak) aku mungkin tak paham makna ruhani dari hormat pada orang tua. Ini candid camera ketika Kya
i Kafabihi Lirboyo, sungkem kepada Mbah Dimyati, Kendal.

Soal tawadhu ini, aku pernah kerepotan ketika diajak sowan ke seorang Habib di daerah. Beliau tidak pernah mau berada lebih tinggi daripada orang lain. Aku duduk di bangku, beliau duduk di sampingku. Aku jadi kaget lalu aku duduk di lantai. Lah, beliau ikutan ndlosor di lantai. Saat diajak ke masjid, beliau tak mau berjalan di depan, kami para tamu disuruh jalan di depan. Akhirnya malah eyel-eyelan lucu, sampai terjadi kompromi: Kami berjalan sejajar. Padahal Habib yang menemui kami dengan baju batik dan celana seperti tak pernah disetrika itu usianya jauh lebih sepuh. Yang lebih bikin kikuk adalah saat beliau malah menjadi seperti tukang parkir, membantu mobil kami keluar dari kepadatan lahan parkir. 😊



Pingin menghormati kok malah yang dihormati lebih hormat pada kita. Kan kezel 😃 (catatan Mbah Triwibowo Budi Santoso)


ditulis oleh Rijal Mumazziq Z Posted by Penerbit imtiyaz,http://imtiyaz-publisher.blogspot.com/ Penerbit Buku Buku Islam.

No comments:
Write comments
'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

-

Terbitan




Dgus dur dan sepakbola terbitan penerbit imityaz

ensiklopedia 22 aliran tasawwuf

Hilyah buku cerdas bahasa arab dan inggris

Dari Pesanteren untuk ummat terbitan penerbit imityaz

pengetahuan dasar alqur'an penerbit imityaz



Rasionalisasi Tuhan